Sabtu, 17 Maret 2012

Tipe2 istri yg merugikan by joni mardianto

SEMUA pria sependapat, memilih pasangan hidup tidaklah mudah. Jika salah pilih, maka kebahagiaan dalam rumah tangga hanya bisa dirasakan dalam mimpi saja. Untuk itu, para pria wajib menyiapkan kriteria-kriteria khusus untuk calon pendamping Anda kelak.
Di antara berbagai kriteria yang tersedia, ada beberapa tipe calon pendamping yang bisa merugikan diri Anda. Mau tahu apa saja? Askmen, merangkumnya untuk Anda:
Dia terlalu perfeksionis
Tidak ada yang salah dengan standar tinggi yang Anda tetapkan. Bahkan, jika kualitas yang Anda cari dalam diri pasangan adalah sebuah kesempurnaan.
Namun, masalah bisa muncul ketika standar-standar tersebut menjadi tidak realistis. Jika si dia selalu menuntut segala sesuatunya terlihat sempurna dan tampil sebagai sosok wanita yang perfeksionis, maka Anda pun harus berpikir ulang. Jika pasangan tidak bisa mentolerir sedikit kegagalan dan ketidaksempurnaan, ini bisa berpengaruh buruk pada buah hati Anda kelak. Bisa mengubah anak Anda menjadi kacau, dan tidak sadar diri, serta selalu menuntut sebuah kesempurnaan dari berbagai pihak.
Tak suka merawat Anda
Apakah pasangan selalu menjaga Anda seperti layaknya perawat ketika Anda jatuh sakit? Apakah si dia kerap merasa khawatir tentang Anda saat tidak ada kabar dari Anda? Apakah dia senang meluapkan rasa rindunya dengan pelukan hangat? Apakah dia pernah membuatkan Anda sarapan pagi? Jika jawabannya tidak, maka bisa dikatakan karakter pasangan merupakan orang yang tidak suka mencurahkan perhatian pada pasangannya dan selalu bersikap acuh tak acuh pada pasangan. Ini bisa menjadi pelajaran yang berharga sebelum membangun bahtera rumah tangga bersamanya.
Terobsesi untuk awet muda
Bertambahnya usia menjadi salah satu faktor yang mendorong timbulnya kerutan wajah. Jika si dia terobsesi untuk selalu terlihat awet muda dan bebas kerutan, dan selalu mengatakan pada Anda akan hal ini, ini merupakan sebuah pertanda bahwa si dia bisa menjadi ibu yang buruk bagi anak-anak Anda. Karena jika si dia tetap berpikir positif, maka dia pun akan menerima dirinya sendiri dengan apa adanya, dan tidak terobsesi untuk selalu tampil awet muda.
Ratu pesta
Sifat buruk lainnya yang patut Anda hindari saat mencari pasangan hidup adalah hobi pesta. Ini bisa terlihat jika si dia selalu menghabiskan akhir pekan dengan teman-temannya di berbagai pesta, rajin menyambangi klub malam, atau tidak tahan berada di rumah pada Minggu malam, ini bisa menjadi sebuah ancaman bagi Anda. Ini juga bisa menjadi pertanda si dia berpotensi menjadi ibu yang buruk. Sepatutnya jika si dia telah memiliki anak-anak, berarti ia sudah seharusnya menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, terutama dengan sang buah hati. Oleh karena itu, mulai saat ini, tabiat ratu pesta harus Anda coret dari kriteria calon pendamping Anda.
Egois
Bila pasangan hanya memperdulikan dirinya sendiri dan tak kunjung berubah setelah dia memiliki anak-anak, ini wajib Anda renungkan kembali. Pada tahap ini, Anda hanya dapat menemukan sikapnya yang menjengkelkan, tapi jika sikap egoisnya tak kunjung berubah, Anda pun bisa menyiapkan berbagai sanksi untuk buatnya jera. Karena sudah seharusnya seorang ibu tidak egois, melainkan memiliki rasa cinta dan kasih sayang untuk keluarganya serta selalu menempatkan keluarga pada posisi pertama dalam segala hal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar